Jika kesendirian adalah sebuah penderitaan maka kebersamaan yang bertolak belakang jauh lebih buruk...
aku hanya seorang insan penuh hina
yang memiliki kebenaran jauh dari mata
kemudian ku tengok ke dalam jiwa
kebenaran pun tak pernah nyata disana
ku tertegun menatap langit senja indah
menyusuri jalan setapak berbatu itu
aku temukan sebuah gubuk rombreng untuk singgah
perlahan ku ketuk pintu penuh debu
tok tok tok... tak kudapati jawaban
hanya bunyi gesekan bambu yang terdengar
ku melangkah dengan penuh keberanian
disisi kiri dibawah jendela bale reot berdiri hambar
tempat apa ini? kebingungan dateng menghampiri
mataku menatap binal setiap sisi ruang
ah sudahlah, inilah waktu untuk menyendiri (aku berpikir)
ku rebahkan diriku yang sedikit sekali riang
kesendirian ini ku nikmati dalam keramaian mikikku
sementara waktu terus berjalan
semakin lama yang kurasa hanyalah hampa
Ku pikir berada dalam kesendirian adalah suasana yang penuh rasa, ternyata itu adalah sebuah dilema...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar